
Di balik urat-urat emas yang terkunci dalam rahim purba Gunung Pongkor, terhampar permadani sejarah dan keluhuran tradisi yang jauh lebih berkilau dari sekadar logam mulia. Narasi ini memintal kembali jejak kepahlawanan di sunyinya Malasari hingga khidmatnya Kasepuhan Urug dalam menjaga denyut peradaban Sunda melalui ritus Seren Taun. Dengan memegang teguh amanat “gunung kayuan, lamping awian, legok balongan”, buku ini merawat sebuah harapan manis tentang masa depan yang berakar, sebuah visi di mana kemandirian ekonomi mekar dari rahim sejarah yang kuat, memastikan hijau hutan dan kemuliaan tradisi tetap menjadi pusaka abadi yang menghidupi napas generasi di langit perbukitan loh jinawi Halimun-Salak.
Halaman: 264 Halaman
Penulis: Mochammad Rizky Candiaz, dkk.
Penerbit: Tangtu Cultural Center
Leave a Reply